4.09.2015

Kesehatan Anda Bermasalah, Tempelkan Bawang Merah di Telapak Kaki

TRIBUN-MEDAN.com - Sudah bukan lagi menjadi rahasia bahwa bawang merah, selain sebagai bumbu masak yang penting, juga memiliki khasiat yang sangat baik bagi kesehatan.
Satu metode pengobatan di Tiongkok, menggunakan bawang merah untuk membuka jalur-jalur listrik (meridian) di dalam tubuh, yang bertujuan membantu memurnikan organ internal.
Caranya, bawang merah (atau juga bawang putih), dipotong melintang lalu ditempelkan pada telapak kaki. Penempelan ini dilakukan selama paling sedikit empat jam. Jadi waktu terbaik adalah di saat Anda tidur di malam hari. Agar bawang bisa tertempel dengan baik, bisa direkatkan dengan bantuan perban atau kenakan kaus kaki.
Inilah beberapa manfaat bawang merah (dan putih) bagi kesehatan. Pertama, membersihkan darah. Saat Anda tidur, asam fosfat dari bawang diserap melalui trans-dermal pada telapak kaki dan masuk ke pembuluh. Asam fosfat mampu memurnikan dan menyerap racun dalam darah.
Terbukanya meredian, juga dapat membantu membunuh bakteri, kuman dan patogen. Dalam hak ini, yang terbaik sebenarnya adalah bawang putih. Namun bawang merah pun memiliki khasiat yang tak kalah bagus. Tatkala Anda tidak beraktivitas, kandungan yang terdapat dalam bawang yang ditempelkan pada telapak kaki (baik merah maupun putih), akan mengisap bakteri berbahaya (dan juga racun) dari dalam tubuh.
Di luar tubuh, bawang merah dapat berfungsi memurnikan udara. Di Tiongkok, Jepang, dan beberapa negara di Eropa dan Amerika Serikat, ada kebiasaan menyimpan potongan-potongan bawang dan meletakkannya di sudut ruangan yang strategis. Udara dimurnikan dari bakteri- bakteri dan virus, terutama yang bisa menyebabkan penyakit-penyakit ringan seperti flu dan sebagainya.
Selamat mencoba.(ags/berbagai sumber)

4.08.2015

"Pemblokiran Media Islam dan Jebakan Huntington" Oleh: Dr. Adian Husaini

PADA akhir Maret 2015, umat Islam Indonesia dihebohkan oleh peristiwa pemblokiran sejumlah media on-line Islam oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) atas permintaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Setidaknya ada 19 situs Islam yang diblokir, seperti panjimas.com, muslimdaily.net, kiblat.net, dakwahmedia.net, hidayatullah.com, eramuslim.com, dan lain-lain. Seperti dilaporkan oleh www.harianterbit.com, Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) yang juga Direktur Deradikalisasi Irfan Idris, menjelaskan, ada empat kriteria situs dinilai mengajarkan radikalisme.

“Ajakan propaganda mengafirkan pihak lain, tafkiri. Presiden dikafirkan, pemerintah dikafirkan, pemerintah thogut, pemerintah syirik,” katanya di Jakarta, Selasa (31/3/2015). Hal ini dikatakannya kepada perwakilan tujuh situs Islam yang mengajukan protes karena diblokir oleh Kementerian Kominfo Kemudian mendukung dan mengajak bergabung dengan ISIS atau Negara Islam. “Memaknai jihad dengan sempit,” katanya.

Selain itu ingin melakukan perubahan dengan cepat menggunakan kekerasan dengan mengatasnamakan agama. Ia mengatakan, pihaknya memiliki tim kecil untuk menganalisis situs-situs yang dinilai radikal.

Terkait dengan 19 situs yang diblokir oleh Kemenkominfo atas permintaan BNPT, menurut dia, pihaknya mempunyai bukti-bukti materiil terkait situs-situs yang dinilai radikal. “Ada buktinya, saya ada gambarannya,” katanya.

Ketika catatan ini dibuat, berbagai pihak sudah memberikan pandangannya tentang kasus tersebut. Catatan ini tidak akan memasuki wilayah itu. Biarlah BNPT  dan Kemkominfo mempertanggungjawabkan tindakannya, di dunia dan akhirat. Secara ringkas, dalam pandangan saya, jika situs-situs Islam itu melakukan tindakan yang salah – menurut ajaran Islam – mereka wajib diingatkan, diberitahukan kesalahannya, sebelum dijatuhi sanksi. Dengan pemberitahuan itu, maka situs-situs Islam itu bisa memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitasnya, sehingga semakin baik dan bermanfaat.

Jika situs-situs itu menyampaikan kebenaran Islam sebagai pelaksanaan kewajiban dakwah, dan kemudian diblokir, maka yang rugi justru pihak Kemkominfo dan BNPT sendiri. Sebab, mereka telah melakukan kezaliman dan menghalang-halangi orang menyampaikan dakwah yang jelas-jelas diperintahkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala. (QS An-Nahl:125).

Tindakan itu akan menghadapkan mereka dengan Allah sendiri. Sementara para pengelola situs Islam itu justru diuntungkan, karena mereka mendapatkan pahala dan terbuka peluang besar doanya dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala.

Karena itu, kita mengimbau, agar semua pihak – khususnya yang muslim – segera menyelesaikan masalah ini dengan baik, melalui mekanisme musyawarah dengan hati yang ikhlas dan menekan perasaan dendam dan kebencian. Pada catatan kali ini, ada baiknya kita menelaah kembali pemikiran Samuel Huntington yang berisi saran-saran bagaimana seharusnya dunia Barat – khususnya AS – memandang dan memperlakukan Islam.

4.07.2015